PEDULI
USIA EMAS ANAK ANDA
EPS.
PERKEMBANGAN ANAK USIA (4-6 th)
Terima kasih bagi yang sudah mengungjungi blog
saya u/ membaca artikel ini yang memuat sejumlah masalah perkembangan anak yang
dikaji dengan pendekatan psikokologis dengan sumber-sumber buku yang
terpercaya.
Kita
akan kembali membahas masa golden age anak usia 4-6 tahun, anda khususnya
orangtua harus memahami seperti apa perkembangan anak di rentang usia ini dan
stimulus apa yang berikan oleh orangtua kepada anak. Ada 6 hal yang saya kaji
mengenai perkembangan anak diantaranya : Perkembangan
Fisik, Perkembangan Motorik, Perkembangan Kognitif, Perkembangan Emosi dan
Perkembangan Sosial.
a.
Perkembangan
Fisik
Pada
umumnya terjadinya perkembangan yang pesat pada sistem syaraf, otot-otot, dan
kerangka tubuh. Tulang-tulang menjadi semakin padat dan keras. Asupan makanan
sangat berpengaruh pada proses pematangan tulang ini.
Semua
gigi susu telah tumbuh sehingga anak mulai dapat merobek dan menggigit makanan
atau benda-benda lainnya. Anak yang berusia di atas 5 tahun tetapi masih suka
menghisap ibu jari, dimungkinkan mengalami gangguan emosional.
Masalah
penyakit anak usia ini biasanya hanya demand an flu biasa. Sedangkan pola tidur
anak seringkali tidur sepanjang malam dan tidur singkat di siang hari. Anak
juga mengalami terror mimpi ditengah malam dengan kondisi tegang diikuti dengan
berteriak. Ketika bangun paginya, anak sudah melupakan terror mimpinya
tersebut. Hal ini sebagai isyarat bahwa anak sedang mengalami kondisi tertekan
karena irama tidur terganggu akan menghambat proses pertumbuhannya.
Stimulus
yang diberikan
: masalah pertumbuhan tulang penting untuk mengaktifkan kerja anak secara
maksimal maka asupan gizi penting dan disarankan mengkomsumsi produk kemasan
susu khusus u/ pertumbuhan tulang yang berstandarisasi; masalah menghisap ibu
jari, sebenarnya kebutuhan oral anak / kebutuhan akan pemuasaan fisik belum
terpuaskan saat pemberian ASI; masalah mimpi jangan khawatir, hindari tekanan
sebelum anak istirahat dan buatlah dia merasa nyaman (lihat ekspresi wajahnya)
terlebih dahulu sebelum tidur.
b.
Perkembangan
Motorik
Usia
ini anak sudah dapat mengancingkan baju dan mengikat tali sepatu mereka;
berjalan secara tegak, lari, melompat, bersepeda roda tig, naik sepeda, naik
pohon dan gesit memanjat; anak menyukai
sesuatu yang kreatif seperti menggambar, mewarnai, dan membuat benda-benda
dengan bermain adonan roti
Stimulus yang diberikan : masa ini anak sedang mengembangkan
bakatnya melalui ketrampilan motoriknya karena penting untuk melatih tubuh agar
kuat sehingga mengoptimalkan akvitas kerja anak dengan baik. Saran saya bawa
saja anak ke taman bermain anak-anak supaya anak anda bisa mengembangkan
motoriknya, bermain ayunan, lempar bola, bersepeda, dll. tujuannya agar
kemampuan otot-otot anak dan tulang berkembang dengan baik.
c.
Perkembangan Kemampuan Berbahasa
Umumnya
anak lebih condong komunikasi bahasa tubuh seperti gerakan tubuh. 4 tahun anak
teru berjuang dengan kesalahan2 tata bahasa dan ucapan. Diwaktu usia 4-5 tahun
anak lebih banyak sebagai pendengar dan terus interaksi dengan orang lain.
Anak-anak menyukai membaca dipangkuan orangtua. Umur 4-5 tahun anak dapat
mengingat kata-kata pada cerita kesukaan mereka, mereka juga menyadari akan
kesalahan orang dewasa yang ingin mengubah suatu cerita.
Stimulus yang diberikan :
Bangunlah
komunikasi dengan anak setiap hari, dengan bercerita dengan dia sambil bermain,
membacakan cerita, menonton film kartun kesukaanya. Komunikasi dengan penting
untuk menambah kosa kata pada anak. Cerita fable, dongeng atau cerita2 anak
lainya sangat baik untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak.
(Catatan : jawabalah pertanyaan anak
dengan lembut, jangan komunikasi dengan anak anda saat anda dalam keadaan
marah, hindari malas ngobrol dengan anak anda setiap hari, bahasa harus
sederhana)
d.
Perkembangan Kognitif
Usia
ini disebut tahap pra-operasional, anak
menggunakan simbol sebagai pengganti objek, orang dan peristiwa. Contoh : anak
menjadikan boneka sebagai teman bermainnya. Anak menggunakan simbolik dalam
berpikir, memecahkan masalah, dan aktivitas bermain kreatif.
Anak
umur 3 tahun meletakkan boneka di tempat tidur kecil, kursi dan meja; 4 tahun,
mengelompokkan benda-benda berdasarkan kesamaan warna bukan bentuk. 5 tahun
anak mampu membedakan anjing, kucing dan bebek.
Usia
ini anak bersifat egosentrik, menafsirkan sesuatu dari sudut pandangnya sendiri
bukan persepsi orang lain (Teori Piaget) masih menjadi perdebatan.
Masa
ini anak dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat dan mereka dengar.
Stimulus yang diberikan :
Anak
sedang berimitasi / meniru apa yang mereka dan mereka dengar, jadi butuh
interaksi orangtua dengan anak. Mis. Anak bisa salah pengertian di film kartun
“Tom and Jerry”, Tom pegang kayu
sambil kejar Jerry untuk menangkapnya. Anak bisa salah persepsi dengan kayu
tersebut, bisa saja benda2 tajam dan berbahaya digunakan anak karna salah
persepsi apa yang di lihat dan ia dengar. Orangtua harus komunikasi ini dengan
jelas pada anak.
e.
Perkembangan Emosi
Anak
kecil lebih takut kepada benda-benda dibandingkan dengan bayi atau anak yang
lebih tua. Usia antara 2 sampai 6 tahun merupakan masa puncak bagi rasa takut
anak Karena anak lebih mengenal bahaya. Kelemahannya kurang pengalaman anak
apakah itu berbahaya atau tidak. Anak sedang mencari tokoh panutan yaitu orangtua
yang merupakan orang kepercayaan anak.
Kemarahan
anak biasanya diekspresikan dalam bentuk tingkah laku agresif, seperti mainan
dan ruang yang menjengkelkan dan cemburu dalam bentuk persaingan saudara
sekandung.
Stimulus yang diberikan :
Beritahukan
anak benda-benda yang berbahaya dan yang tidak dan bertahukan alasanya mengapa?
Dan akibatnya apa? Penting untuk
menstabilkan emosi anak dengan baik untuk mengatasi rasa takut anak di usia ini
yang mulai mengenal bahaya tapi kurang pengalaman.
Bermain,
bercerita, menggambar adalah obat yang efektif untuk mengurangi kemarahan anak.
f.
Perkembangan Sosial
Perkembangan
usia disebut dengan masa Initiatif vs
Guilt (Aktif dan tegas dalam mengeksprolasi dunia melalui imajinasi dan
pengalaman).
Perasaan initatif meminta anak perhatian anak aktif mencari untuk menemukan
siapa mereka dan apa yang dapat mereka lakukan. Usia 4-5 tahun anak mencari
informasi yang luas tentang orang dan lingkungan dengn menanyakan banyak
pertanyaan “mengapa”???. Anak mengeksplorasi dunia melalui imajinasi yaitu dengan meniru model dari
orangtuanya. Guilt / Rasa Bersalah adalah
akibat dari perasaan initiatif ketika
harapan anak untuk pertumbuhannya dihalangi oleh orangtua yang mengatur anaknya
agar anaknya tidak menjadi anak2 yang buruk. Tahap ini anak mulai berpikir
rasional tapi berdasarkan apa yang mereka lihat itu yang mereka percaya.
Stimulus yang diberikan :
Anak
bersosialisasi dengan teman2 sebaya sambil bermain. Saran saya ajak anak
bermain bermain bersama dengan anak tetangga.
Orangtua
harus mengatasi rasa bersalah anak ketika anak sedang belajar bertingkah laku
melalui dunia bermain dengan teman-teman sebanya.. mis. Papa dan Mama, percaya
kamu bisa belajar menjadi anak yang baik dan Papa dan Mama yakin kalau kamu
punya makanan lebih kamu bisa berbagi dengan teman kamu. Maka anak termotivasi
untuk menjadi lebih baik.
Ciptakan
komunikasi setiap hari, hindari marah tapi tegas dan konsisten.
Demikian
pembahasan kita masa Golden Agen telah selesai, kirannya ini menjadi bahan
evaluasi orangtua dalam melihat dan mengamati perkembangan anak. Salam hangat
keluarga Indonesia.
By
: Astian Leba (Mhs PAK)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar