Kamis, 22 Mei 2014

BERSIKAP TIDAK ADIL



KIKIR PUJIAN

            Welcome to my blog..the wonderfull of children..edisi kita hari ini berbicara tentang Kikir Pujian”. Wah topik ini agar sedikit pedas yahh…berbicara tentang kikir pujian bukan berarti anda kikir pada anak anda seperti tidak memberi uang jajan, membeli pakaian. Tapi kikir pujian lebih identik dengan orang tua yang lebih perhatikan perilaku buruk anak ketimbang perilaku baik. Sehingga orangtua lebih akrab dengan hukuman  ketimbang pujian.

DAMPAK NEGATIF TERHADAP ANAK
USIA 0-12 BULAN : IKATAN KASIH SAYANG TERHAMBAT
Masa bayi adalah masa awal belajar segala sesuatu, termasuk emosi. Biasanya orangtua memuji seraya tersenyum, ada rasa senang dan bangga yang terpancar. Ekspresi positif tidak akan dapat dipelajari oleh bayi apabila ia tak pernah menerima pujian. Selain itu, pujian dapat meningkatkan afeksi antara orangtua dengan bayi. Jika ikatan ini hilang, maka kedekatan emosional orangtua dan bayinya akan terhambat.

USIA 1-3 TAHUN : SULIT PERCAYA ORANG LAIN
Di usia ini anak belajar mempercayai orang lain. Pembelajaran ini akan lebih mudah apabila orang lain juga mempercayainya. Nah, dengan dipuji, anak merasa dipercaya bahwa ia mampu melakukan yang baik dimata orang tuanya. Hal sebaiknya akan terjadi bila orangtua tak pernah memuji; anak merasa tak dipercaya sehingga ia pun akan sulit untuk percaya pada orang lain.


USIA 3-5 TAHUN : JADI RAGU DAN MALU
Anak tengah mengembangkan kemandiriannya, seperti makan, mandi, berpakaian, dan tidur sendiri. Jika tindakannya ini tidak dihargai dengan tidak adanya pujian dari orangtua, maka bukan kemandirian yang akan berkembang. Justru yang akan muncul adalah rasa ragu dan malu karena ia tak tahu apakah tindakannya benar atau tidak.

USIA 6-12 TAHUN : MERASA TERTEKAN
Anak memasuki dunia sekolah yang lebih berat. Untuk menghadapi tuntutan akademis . ia perlu didukung suasana menyenangkan, termasuk pujian terhadap prestasi belajarnya. Kalau tidak, ia akan merasa tertekan. Yang kemudian muncul adalah rasa rendah diri karena ia merasa semua karyanya, terutama hasil belajarnya di sekolah, tak dihargai orangtuanya selanjutnya akan berdampak pada prestasi belajar rendah.

APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???
·         Mulailah memberi pujian secara eksplisit dan jelas perilaku yang dipuji agar anak tahu ia mendapat pujian karena apa. Dengan demikian ia akan belajar bahwa perilaku tersebut disukai orangtua sehingga ia akan melakukannya kembali.
·         Pada anak usia pra-sekolah, pujian bisa dipadukan dengan pemberian hadiah  karena anak usia ini sudah mengerti konsep hadiah. (Catatan : hendaknya memberi hadiah tidak terlalu besar..misalkan member coklat yang kecil, esoknya lagi semakin besar karena hadiah diberikan lebih, lebih, dan lebih dan pemberian hadiah disesuaikan dengan minat atau kebutuhan anak..kalau ia suka coklat jangan anda kasih dia permen..it’s so funny right???)
·         Kalau memberi pujian kepada bayi (usia 0-12 bulan), berdasarkan perkembangan bahasa bayi mulai tertawa, mulai bercoleteh antara 9-12 bulan. Mereka berkomunikasi melalui bahasa tubuh seperti menangis, meraba, gerakan. Jadi pujian yang tepat untuk usia ini adalah memeluknya, menggendongnya sambil tersenyum.

Jadi, anak anda ingin mendapat pengakuan dan perhargaan berupa pujian ang tulus dan tidak dibuat oleh orangtua.. selamat berjuang mendidik buah hati anda.

By : Astian Leba (Mhs PAK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar