Selasa, 10 Juni 2014

ANAKKU JUJUR DAN BERINTEGRITAS



ANAKKU JUJUR DAN BERINTEGRITAS

     Sebagaimana diketahui oleh semua orangtua, anak-anak berkata bohong hamper sejak mereka mulai berbicara bahkan kadang-kadang lebih cepat.
     Lara, yang berumur dua setengah tahun, menumpahkan bubur dari mangkuknya ketika sang ibu meninggalkannya untuk menjawab telepon. Ketika sang ibu kembali, dengan agak kesal ia bertanya, “Lara! Kamu menumpahkan bubur, ya?” walaupun di ruangan itu jelas tidak ada orang lain, Lara dengan tegas menggeleng-gelengkan kepalanya dan menjawab “Tidak.”
      Usia 2-3 th, anak-anak belum mencapai perkembangan kognitif atau bahasa untuk melihat adanya hubungan langsung antara yang mereka katakan dan mereka perbuat.
        Pada usia 4 th, anak-anak mulai mengerti bahwa berbohong yang dilakukan dengan sengaja untuk mengelabui orang lain merupakan perbuatan buruk.
      Menurut Paul Ekman, ada bermacam-macam alasan mengapa anak berkata tidak benar alias berbohong : Anak kecil paling sering berbohong untuk menghindari hukuman, untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan, atau untuk mendapat pujian dari sesama teman. Anak remaja cenderung berbohong untuk melindungi privasinya, untuk menguji kewibawaan orangtua, atau untuk melepaskan diri dari rasa malu.
      Penelitian terhadap anak-anak yang sering berbohong menunjukkan bahwa mereka juga sering terlibat dalam bentuk-bentuk perilaku antisocial, termasuk menipu, mencuri, dan aksi kekerasan. Ini antara lain akibat kenyataan bahwa anak-anak lain yang berbohong biasanya berteman  dengan anak-anak lain yang tidak jujur.
APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???

Headline Topic. Usahakan agar penting kejujuran terus menjadi topic perbincangan dalam rumah Anda dengan membacakan cerita-cerita dongeng, cerita2 anak yang menekankan kejujuran.

Permainan Kejujuran. Cara ini sangat efektif untuk membangun kejujuran pada diri anak anda, karna anak-anak berada dalam tahap fase bermain, lebih menyenangkan dan mudah meresapi ketika anak belajar sambil bermain.
Dibawah ini contoh permainan kejujuran yang bisa Anda terapkan buat anak Anda di rumah di antaranya :
Jatuh ke belakang (usia 5 tahun ke atas), berdirilah dibelakang anak Anda dan suruhlah ia menjatuhkan diri ke belakang.  Jika anak Anda masih terlalu kecil, Anda bisa terapkan permainan ini bersama pasangan Anda. Anak-anak senang menyaksikan orangtua mereka saling percaya dan akan belajar dari kejadian itu.

Menghormati Privasi Anak Anda. Anda dapat menyarankan daftar pembuatan tentang apa yang  harus diketahui oleh sesuai tingkatan umur anak Anda dan apa yang tidak boleh mereka ketahui.
Contoh : hal yang harus diketahui orangtua misalkan anak usia 8-12 thn yaitu nilai rapor, perkembangan mereka disekolah, kegiatan mereka diluar dll. Sedangkan yang menjadi privasi anak : anak menabung untuk keperluan pribadi seperti buku kesukaannya, mengoleksi barang2 unik dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar