MENGEMBANGKAN
ANAK YANG MAMPU MENGURUSI KEPENTINGAN DIRI SENDIRI DENGAN BERPIKIR REALITIS
Tahuhkah
Anda bahwa hal paling penting yang dapat Anda perbuat untuk membantu anak Anda
mengembangkan pola berpikir realistis adalah bersikap jujur dan terbuka. Tidak
ada gunanya melindungi anak dari stress dan kepedihan yang tak dapat
dihindarkan, dan sesungguhnya Anda menjerumuskan mereka jika mereka berbuat
demikian.
Namun,
memberi contoh berpikir realistis dan bersikap terbuka hanya bisa efektif bila
Anda menyediakan waktu untuk berbincang dengan mereka. Sebagaimana orangtua di
Amerika makin sedikit meluangkan waktu untuk berbincang-berbincang dengan
anak-anaknya.
Unsur
paling penting untuk menghasilkan anak yang
cerdas secara emosional justru waktu Anda. Sudut pandang Shari Lewis
khususnya menekankan pentingnya waktu bercerita untuk perkembangan anak.
Banyak
orang tidak menyadari betapa besar pengaruh cerita terhadap perilaku kita, bahkan sampai
membentuk budaya kita. Pertimbangkan bagaimana kisah-kisah dari kitab suci
mengajarkan dasar-dasar kehidupan beragama dan aturan-aturan dalam berperilaku.
Cerita khususnya efektif untuk mempengaruhi
cara berpikir dan berperilaku anak kita karena mereka senang mendengarkan atau
dibacakan berulang-ulang.
APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???
Lebih
baik orangtua menyusun cerita kisah keteladanan positif dengan menuliskan
dahulu cerita karangannya. Anda harus menggunakan kata-kata yang sama dengan
buku-buku yang sering mereka baca atau dengarkan.
Dalam
membuat harus sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh Anak Anda. Jika Anda
menulis cerita dengan menggunakan nama anak Anda dan situasinya persis sama, ia
mungkin akan tersinggung lalu marah. Sehingga anak menunjukkan rasa
ketidaktertarikan atau bosa dengan cerita yang dibacakan.
Contoh
sinopsis cerita yang dituliskan untuk Raul, 6 tahun, yang takut pada anjing :
Barry tinggal disebelah rumah seseorang yang memelihara
seekor anjing galak yang hampir selalu menggonggong. Ia sudah mendengar bahwa
anjing itu pernah menggigit anak-anak, bahkan pernah mencoba menggigit bayi!
Barry mencari buku tentang anjing dan membaca tentang jenis anjing itu. Suatu
hari, ia bertemu dengan anjing itu sedang berjalan-berjalan bersama-sama dengan
pemiliknya, lalu ikut mengasuh anjing tersebut! Ia belajar dari pemilik anjing
itu tentang mengapa seekor anjing menyalak, apa yang membuatnya marah, dan apa
yang harus diperbuat apabila seekor anjing mengganggunya.
Waktu
mengarang dan membacakan cerita pada anak, orangtua harus menciptakan suasana
yang akrab dengan cara :
·
Memilih
waktu yang tidak mengundang ketegangan dengan anak.
·
Memilih
cerita yang sesuai dengan rentang perhatian anak.
·
Membaca
dengan semangat dan dengan nada yang disesuaikan.
·
Sesering
mungkin melakukan kontak mata dengan anak.
·
Mendorong
anak member komentar atau mengajukan pertanyaan ketika cerita sedang berjalan.
·
Menjadikan
acara bercerita sama-sama menyenangkan.
·
Cerita
harus berakhir dengan situasi yang menyenangkan.
·
Beri
kesempatan kepada anak untuk memilih akhir ceritanyaa sendiri guna membantu
perkembangan proses penalarannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar