BAGAIMANA
ANAK-ANAK BELAJAR BERPERILAKU NAKAL
“Kevin, ayo rapikan tempat tidur.” ;
“Aku nggak mau rapikan tempat tidur sekarang”; “Kevin, kamarmu berantakan ayo
rapikan” ; “Nanti aja ibu” ; “Ayo rapikan, nanti ibub kasih kamu uang” ; “Kalau
ditambah silver queen, aku mau rapikan tempat tidur”
Orangtua ingin menawarkan imbala
kepada seorang anak yang sedang membantah dan mencoba menghindar melakukan
kewajibannya. Uang suap adalah imbalan bagi perilaku keliru. Uang suap adalah
usaha untuk memaksa seorang anak yang nakal melakukan tindakan yang baik.
Kalau Anda menyuap seorang anak,
Anda mendorongnya untuk menjadi orang yang tidak menyenangkan di masa depan.
Sejumlah orangtua mulai memberi
imbalan pada tingkahlaku yang tak dapat diterima ketika anak-anak mereka masih
sangat kecil. Bayangkan orangtua menggunakan jajanan untuk menenangkan seorang
anak yang tidak bahagia. Anak kecil belajar bahwa cara mendapatkan jajanan
adalah berpura-pura tidak bahagia. Ketidakbagiaan akan mendapat imbalan.
Ketika Anda menyerah kepada amukan
dan tuntutan-tuntutan lain menyebabkan perilaku-perilaku negatif ini makin
meningkat di masa depan.
APA
YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN ???
Pemadaman. Perilaku yang tidak memperoleh imbalan
tidak akan terulang. Pemadaman berarti Anda harus menghilangkan imbalan-imbalan
yang diberikan setelah anak bertingkahlaku negatif. Dengan konsisten dan ketekunan
orangtua, amukan dan tuntutan yang tidak mendapat imbalan akhirnya akan
menghilang. Karna semakin sering seorang anak mendapat imbalannya, semakin
hebat kenakalan itu untuk menolak pemadaman. Anda harus bersikap sabar dan jangan
menyerah. Jika Anda menyerah kepada amukan yang lebih hebat dan tuntutan
yang lebih besar, Anda akan memberi imbalan pada amukan yang lebih dahsyat dan
tuntutan yang lebih besar.
Ada
imbalan-imbalan tertentu yang tidak bisa Anda hapus. Bayangkan seorang remaja yang merokok.
Anda dapat membuang jauh rokoknya kalau Anda menemukannya. Anda bahkan
menghukum remaja tersebut. Sanksi-sanksi ini dapat mengurangi perbuatan rokok
itu. Anda tidak mungkin mengendalikan tekanan rekan sebayanya. Teman-temannya
menekan supaya merokok. Ia mendapatkan status sosial dengan merokok. Ini butuh
rasa saling percaya antara Anda dan anak Anda.
Pemadaman
+ umpan balik positif. Pemadaman
memperlemah perilaku-perilaku negative. Tapi umpan balik positif juga dibarengi
dan dipusatkan perhatian pada apa yang dilakukan benar oleh anak-anak Anda.
Jangan
membuat dalih. Anak-anak
berperilaku nakal karena orangtua membuat dalih-dalih. Contoh “Kevin, pukul
adiknya karena memang ayahnya membelikan mainan yang banyak buat adiknya” ;
“Kevin berperilaku seperti itu, karna dia ayahnya jarang dirumah dan sibuk
bekerja”. Dalih mengajarkan anak-anak bahwa mereka bertanggungjawab atas
perilaku mereka. Anak-anak menggunakan dalih ini untuk membantah dan
menghindari tanggung jawab.
Jangan
bertanya “mengapa?”. Bertanya
“Kevin, mengapa kamu melakukan semua
ini??” pertanyaan mengapa meminta
sebuah dalih dan menjurus pada perdebatan dan perbantahan yang panjang.
Daripada mengajukan mengapa lebih baik
bertanya “Apa yang kamu buat???”
maksudnya bertanya Apa untuk
menghindari timbulnya dalih-dalih dan meminta anak memberitahu apa yang
terjadi. Lalu lanjut dengan berkata “Apa yang kamu dapat lakukan agar kamu
dapat mengatasi masalah ini???”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar