SIKAP PALING TAHU SEGALAHNYA
Egosentris adalah masa
alamiah yang terjadi pada anak-anak usia 1-3 tahun. Usia tersebut merupakan
suatu masa ketika anak merasa paling benar dan memaksakan kehendaknya. Tapi
entah mengapa ternyata sifat ini terbawa dan masih banyak dimiliki oleh para orangtua.
Contoh ungkapan yang sering dilontarkan oleh para orangtua, “Ah….”Kamu ini
masih bau kencu tahu apa soal hidup.” Atau “Kamu tau gak, Papa dan Mama sudah
makan asam garamnya kehidupan alias lebih berpengalaman dari pada kamu, jadi
kamu gak perlu nasihatin Papa-Mama!”
Jika kita memiliki kebiasaan semacam ini; maka kita telah
membuat proses komunikasi dengan anak-anak mengalami jalan buntu. Meskipun
maksud kita adalah untuk menunjukkan superioritas kita di depan anak, tapi yang
ditangkap anak malah semacam kesombongan yang luar biasa. Tentu saja tak
seorang pun mau mendengarkan nasihat orang yang sombong.
APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???
Usia
bukanlah Soal Ukuran
Sering kali usia orangtua dijadikan acuan tentang
banyaknya pengetahuan juga banyaknya pengalaman. Pada zaman dulu hal ini
mungkin saja terjadi, ketika informasi baik melalui buku atau Internet sulit
diperoleh oleh anak. Namun untuk saat ini, kondisi tersebut sudah tidak berlaku
lagi. Siapa yang lebih banyak
mendapatkan informasi dan banyak mengikuti aktivitas/kegiatan baik yang
bersifar bisnis/social, local/internasional, dialah yang lebih banyak tahu dan
berpengalaman.
Jadilah
Pendengar yang Baik
Dengarkanlah setiap masukan atau informasi yang dating
dari anak kita, tanpa merasa lebih rendah. Semua orang bisa benar dan semua
orang juga bisa salah. Bila kita kurang setuju dengan isinya, dukunglah idenya
terlebih dahulu, kemudian ceritakan pengalaman kita yang berkaitan dengan ide
tadi. Misalnya, “ya, Papa/Mama setuju dengan apa yang kamu sampaikan. Bagus
sekali. Eh, tapi tau gak dulu Papa/Mama punya pengalaman yang agak sedikit
berbeda lho…begini ceritanya..” barulah sampaikanlah pandangan Anda melalui
sebuah cerita pengalaman baik pengalaman nyata atau pengalaman yang kita buat
sebagai ilustrasi.
Sampai
disini dulu yaah selamaat berjuaannng dalam mendidik anak-anak Anda.. TYM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar