PENTINGNYA DISIPLIN U/ANAK
Salam OrangTua Peduli Karakter Anak
Beberapa hal penting yang saya kaji secara kritis mengenai penting penerapan displin kepada anak sejak dini :
1. Disiplin (bahasa Latin disciplina) adalah mengajarkan secara positif dan konstruktif. Disiplin bukan dilakukan secara negatif dan otoriter. Disiplin juga tidak selalu menghukum dan mengekang.
2. Memanjakan anak memang menyenangkan, tetapi apabila orangtua selalu mengala terhadap apa yang mereka inginkan, akhirnya juga merugikan mereka dan anak tidak bisa mandiri.
3. Mulailah belajar berkata “tidak” dari saat anak kita mulai
bersikap keterlaluan.
4. Disiplin adalah memperkenalkan kepada anak batasan-batasan yang pantas dan tidak sehubungan dengan hak mereka dan hak dan kewajiban orangtua.
5. Berikan tanda tegas untuk katakan “tidak”. Misalnya dengan nada suara yang tegas atau berbisik, mengerutkan wajah dan memperlihatkan wajah marah, atau memalingkan wajah dan tidak memberi perhatian.
6. ada kalanya orangtua juga bisa berkata “ya”. Untuk memberi-kan pujian atas perilaku baik anak. Jangan salah berkata “ya” pada hal-hal berbahaya seperti api, listrik,, jalan raya, atau berbicara dengan orang yang tidak dikenal.
7. Bermurah hati. Sebaiknya berikan lebih banyak waktu, perhatian, pengawasan, dan perlindungan daripada membeli-kan anak makanan dan mainan.
8. Teknik manipulasi menangis agar kebutuhannya diperhatikan sudah pasti dijalankan anak terkecil sekalipun. Orangtua perlu berhati-hati untuk tidak lebih banyak menghabiskan waktu untuk melayani anak-anak yang belum bijak.
9. Kenakalan anak bisa dilihat berdasarkan kualitas pemahaman terhadap yang benar dan salah.
10. Perilaku mana tuntutan keinginan anak yang wajar atau kurang wajar.
11. Renungkan perilku buruk anak. Apakah perilaku itu sengaja tidak sengaja? Pantas atau tidak pantas? perilaku menirukah?
12. Orangtua yang saling sepakat memudahkan anak mengetahui apa yang diharapkan dirinya, sehingga anak lebih mudah patuh.
13. Peraturan yang ditetapkan orangtua sebaiknya mengacu pada peraturan yang ditetapkan disekolah dan masyarakat, sehingga anak tidak bingung mematuhinya.
14. Masa pembelajaran anak terhadap batas perilaku baik-buruk butuh waktu bertahun-tahun. Orangtua perlu konsisten dalam menerapkan standar dan memandu secara jelas juga tegas.
15. Disiplin dan ketegasan bisa menjadi salah satu bentuk kasih sayang dan perhatian.
16. Tujuan mendisplinkan anak adalah agar mereka memiliki kemampuan mengatur perilaku dirinya sendiri. Selain itu, anak bisa mengambil keputusan berdasarkan peraturan yang ditetapkan orang tuanya.
17. Dalam proses pendisiplinan, perlu juga membiarkan anak melakukan kesalahan agar ia bisa belajar dari kesalahan itu.
18. Ajari anak untuk menyukai juga menghormati dirinya sendiri dan orang lain. Pengawasan dan kontrol yang tegas yang terlalu lama membuat anak kurang percaya diri dan terlalu bergantung.
Metode Kajian : Menganilis serta mengkaji secara psikologis dan berdasarkan sumber Buku Pintar Prilaku Anak by Novita Tandry (Pakar Psikologi Bayi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar