ANAK-ANAK DAN RAHASIA KELUARGA
Orang tua umumnya
berusaha melindungi anak-anaknya, termasuk melindungi mereka dari kemungkinan
untuk mengetahui rahasia-rahasia buruk terjadi di sekelilingnya. Ada anggapan
terlalu banyak menyampaikan rahasia-rahasia buruk kepada anak bisa merusak jiwa
mereka.
Padahal, banyak anak-anak yang
kemudian mengetahui adanya rahasia-rahasia itu dan ingin mendapat penjelasan
dari orangtuanya. Kalau demikian, apakah orangtua tetap harus menyembunyikan
habis-habisan rahasia itu.
Seorang psikolog Florence Kaslow.
Ph.D, mengatakan bahwa dalam batas-batas tertentu setiap orang berhak atas
privasinya, tetapi sejumlah rahasia akan bisa menjadi destruktif dan dapat
menciptakan penghalang kejujuran dan komunikasi yang baik dalam keluarga.
APA
YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???
Diuraikan
beberapa kasus-kasus rahasia umum. Apakah masalah-masalah itu haruskah
diceritakan kepada anak-anak? Kalau ya, pada usia berapa seharusnya hal itu
bisa diungkapkan??
MASALAH KEUANGAN
Jika
terjadi masalah keuangan yang serius, anak-anak tanpa Anda ketahui biasanya
lekas mengetahuinya. Apalagi kalau antara Anda dan pasangan Anda sering
terlibat pertengkaran dalam masalah ini.
Menurut
Psikolog Jack Leeb, anak usia lima tahun sudah diberitahu masalah ini. Jelaskan
secara singkat bahwa Anda tidak mempunyai uang sebanyak yang Anda miliki.
Tanpa
harus membangkitkan kekhawatiran berlebihan beritahukan anak bahwa Anda
seumpama bisnis merosot atau Anda terkena pemutudan hubungan kerja. Yakinkan
mereka bahwa untuk situasi seperti ini tidak perlu kuatir akan kehilangan rumah
atau kekurangan makan. Sehingga terpaksa uang jajan anak harus dikurangi, atau
membeli kebutuhan apa adanya untuk hari ini.
Sesungguhnya,
Anda membantu anak-anak secara mental menjadi kuat. Sebab hal ini mengajarkan
mereka bahwa keluarga mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang sulit.
DI PENJARA
Adakalahnya
kejadian yang dirahasiakan tidak menyangkut keadaan rumah Anda. Seorang kerabat
misalnya terpaksa harus masuk penjara karena melakukan tindak kriminal.
Kalau
hubungan keluarga antara Anda dan terpidana tidak terlalu dekat sebaiknya
peristiwa itu tak perlu diberitahukan kepada anak Anda. Namun jika anak
mengenal terpidana tersebut karena sebelum menjalin hubungan yang akrab
sebaiknya beri penjelasan daripada berbohong.
Secara
umum anak berusia enam tahun ke atas bisa mengerti konsep pemenjaraan. Anda
secara singkat dan sederhana bisa menjelaskan kalau seseorang harus dihukum
karena telah melakukan kesalahan yang menyakitkan orang lain.
Kalau
usia delapan atau sembilan tahun. Anak Anda sudah dapat dijelaskan konsep sakit
jiwa yang sama konsepnya dengan sakit fisik.
PERKAWINAN SEBELUMNYA
(Maaf)
mungkin Anda termasuk di antara mereka yang pernah menikah, namun tak berhasil mempertahankan perkawinan
itu. Kalau kebetulan dalam perkawinan sebelumnya Anda tidak mempunyai anak dan Anda tidak pernah
saling kontak dengan bekas suami. Anda bisa saja menyimpan fakta ini.
Namun,
kalau Anda masih menjalin komunikasi dengan bekas suami, sebaiknya Anda
menceritakan perkawinan terdahulu sebelum anak Anda mengetahuinya dari orang
lain.
Waktu
yang tepat untuk menyampaikan masalah ini adalah pada saat anak berusia tujuah
atau delapan tahun. Namun penjelasannya tidak harus terperinci misalkan Anda
pernah mencintai seseorang, namun pada perjalanan perkawinan Anda dan pasangan
Anda tidak bahagia dan berusaha memecahkan masalah bersama namun gagal dan
akhirnya harus berpisah dan sekarang Anda menemukan seorang yang benar-benar
mencintai Anda.
(Catatan
: Andai anak mengetahui masalah seperti ini lewat teman-teman sebayanya, tak
ada pilihan lain selain Anda terbuka secara jujur kepada anak Anda)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar