Selasa, 01 Juli 2014

ANAK-ANAK DAN RAHASIA KELUARGA


ANAK-ANAK DAN RAHASIA KELUARGA

     Orang tua umumnya berusaha melindungi anak-anaknya, termasuk melindungi mereka dari kemungkinan untuk mengetahui rahasia-rahasia buruk terjadi di sekelilingnya. Ada anggapan terlalu banyak menyampaikan rahasia-rahasia buruk kepada anak bisa merusak jiwa mereka.
           Padahal, banyak anak-anak yang kemudian mengetahui adanya rahasia-rahasia itu dan ingin mendapat penjelasan dari orangtuanya. Kalau demikian, apakah orangtua tetap harus menyembunyikan habis-habisan rahasia itu.
           Seorang psikolog Florence Kaslow. Ph.D, mengatakan bahwa dalam batas-batas tertentu setiap orang berhak atas privasinya, tetapi sejumlah rahasia akan bisa menjadi destruktif dan dapat menciptakan penghalang kejujuran dan komunikasi yang baik dalam keluarga.

APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN???
Diuraikan beberapa kasus-kasus rahasia umum. Apakah masalah-masalah itu haruskah diceritakan kepada anak-anak? Kalau ya, pada usia berapa seharusnya hal itu bisa diungkapkan??

MASALAH KEUANGAN
Jika terjadi masalah keuangan yang serius, anak-anak tanpa Anda ketahui biasanya lekas mengetahuinya. Apalagi kalau antara Anda dan pasangan Anda sering terlibat pertengkaran dalam masalah ini.
Menurut Psikolog Jack Leeb, anak usia lima tahun sudah diberitahu masalah ini. Jelaskan secara singkat bahwa Anda tidak mempunyai uang sebanyak yang Anda miliki.
Tanpa harus membangkitkan kekhawatiran berlebihan beritahukan anak bahwa Anda seumpama bisnis merosot atau Anda terkena pemutudan hubungan kerja. Yakinkan mereka bahwa untuk situasi seperti ini tidak perlu kuatir akan kehilangan rumah atau kekurangan makan. Sehingga terpaksa uang jajan anak harus dikurangi, atau membeli kebutuhan apa adanya untuk hari ini.
Sesungguhnya, Anda membantu anak-anak secara mental menjadi kuat. Sebab hal ini mengajarkan mereka bahwa keluarga mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang sulit.

DI PENJARA
Adakalahnya kejadian yang dirahasiakan tidak menyangkut keadaan rumah Anda. Seorang kerabat misalnya terpaksa harus masuk penjara karena melakukan tindak kriminal.
Kalau hubungan keluarga antara Anda dan terpidana tidak terlalu dekat sebaiknya peristiwa itu tak perlu diberitahukan kepada anak Anda. Namun jika anak mengenal terpidana tersebut karena sebelum menjalin hubungan yang akrab sebaiknya beri penjelasan daripada berbohong.
Secara umum anak berusia enam tahun ke atas bisa mengerti konsep pemenjaraan. Anda secara singkat dan sederhana bisa menjelaskan kalau seseorang harus dihukum karena telah melakukan kesalahan yang menyakitkan orang lain.
Kalau usia delapan atau sembilan tahun. Anak Anda sudah dapat dijelaskan konsep sakit jiwa yang sama konsepnya dengan sakit fisik.

PERKAWINAN SEBELUMNYA
(Maaf) mungkin Anda termasuk di antara mereka yang pernah menikah,  namun tak berhasil mempertahankan perkawinan itu. Kalau kebetulan dalam perkawinan sebelumnya Anda  tidak mempunyai anak dan Anda tidak pernah saling kontak dengan bekas suami. Anda bisa saja menyimpan fakta ini.
Namun, kalau Anda masih menjalin komunikasi dengan bekas suami, sebaiknya Anda menceritakan perkawinan terdahulu sebelum anak Anda mengetahuinya dari orang lain.
Waktu yang tepat untuk menyampaikan masalah ini adalah pada saat anak berusia tujuah atau delapan tahun. Namun penjelasannya tidak harus terperinci misalkan Anda pernah mencintai seseorang, namun pada perjalanan perkawinan Anda dan pasangan Anda tidak bahagia dan berusaha memecahkan masalah bersama namun gagal dan akhirnya harus berpisah dan sekarang Anda menemukan seorang yang benar-benar mencintai Anda.
(Catatan : Andai anak mengetahui masalah seperti ini lewat teman-teman sebayanya, tak ada pilihan lain selain Anda terbuka secara jujur kepada anak Anda)





                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar